
siang cah, untuk kesempatan ini aku
mau post tentang perjalananku ke kota
blitar bulan agustus lalu. Kali ini aku menggunakan alat transportasi kereta api
(jukijakijukijakijuk…..) J aku naik kereta api penataran dhoho
tujuan Surabaya-bitar harga tiketnya berkisar antara RP. 12.000 sampai RP.
15.000.
Aku naik dari stasiun kertosono jam
07.00 WIB sampai di stasiun blitar kota jam 10.00 WIB. Dari stasiun kota blitar
aku menuju kampung coklat menggunakan becak, sebenarnya ada banyak pilihan alat
tranportasi yang bisa digunakan dari stasiun kota blitar menuju kampung coklat
seperti ojek dan delman, tapi karena aku berdua sama temenku aku memilih
menggunakan becak. Tarifnya bisa ditawar kok lebih murah kalo kita langsung
pulang-pergi pake becak itu jadi nanti kita ditungguin sama tukang becaknya
sampek pulang dari kampung coklat. Aku saranin sih langsung pp soalnya susah
nyari transportasinya kalo pas mau pulang dari kampung coklat (tempatnya agak
terpencil J).
Tarif becak pulang-pergi dari kamung coklat stasiun berkisar antara RP. 70.000
– 90.000, pinter-pinter nawar aja deh. Aku aja bisa dapet tarif RP. 60.000 tapi
nawarnya jangan berlebihan kasihan tukang becaknyaa hehehhe :D…
Setelah melewati perjalanan panjang
lebih dari satu jam dengan menggunaka becak ontel, sekedar info di blitar Cuma
ada becak ontel karena pemerintah kotanya melarang adanya becak bermesin ada
dijalan raya, jadi butuh waktu lama buat samapi ke kampung coklat karena jaraknya
emang jauh banget dari stasiun kota blitar.

Harga tiket masuk kampung coklat
Cuma RP. 5000 aja cah, murah kan.. tapi juga ada pilihan paket edukasi.. dimana
nanti kita diajarin cara pengolahaan coklat mulai dari manen sampek jadinya
produk coklat. Paket ini ada berbagi macam pilihan dan harganya berkisar antara
RP. 15.000 – 50.000 kalo tidak salah,, aku kurang tau sih soalnya aku Cuma
masuk aja dan nggak ikut paket edukasinya.
Setelah membeli tiket kita masuk ke
dalam kampung coklat itu melewati gudang penyimpanan biji coklat, ada banyak
karung berisikan biji coklat kering yang belum diolah, masuk lebih dalam kita
dapat melihat gallery coklat yang isinya berbagai olahan coklat sperti brownis,
coklat bubuk, coklat susu, permen coklat dan masih banyak lagi…
Ketika kita masuk lebih dalam lagi
banyak penjual makanan yang berbau coklat seperti mie coklat, es coklat, bakso
coklat dan lain-lain.. pokoknya semuanya berbau coklat.. harganya pun murah
meriah kok cah Cuma 5 ribuan aja sampek 10 ribuan.


es coklat dan mie coklat
Kita bisa menikmati es coklat dan
mie coklat di bangku-bangku yang sudah disediakan disana, di dalam kampung
coklat ini ada banyak pohon coklat jadi kita duduk dibawah pohon coklat
sehingga semakin tersas kecoklatannyaaa
hehehe J
kita juga bisa membeli buah coklat segar disini untuk dinikmati sambil
bersantai. Disini juga sudah ada berbagai fasilitas yang menunjang seperti
toilet gratis, panggung, dan kursi sofa..




Di dalam kampung coklat kita juga
bisa membeli tanaman hidroponik dan benih ikan berbagai jenis (maaf gambarnya
lupa nggak di jeprett… ) setelah mau pualang kita bisa membeli oleh-oleh di
gallery coklat tadi yang kita jumpai saat masuk… selain itu kita juga bisa membeli
bibit tanaman coklat sebagai oleh-oleh.. kalau mau membeli bibit tanaman coklat
kita bisa menghubungi petugas yang bekerja di kampung coklat.. setelah puas
mengelilingi kamung coklat kita memutuskan untuk pulang.
Dalam perjalanan pulang dari
kampung coklat menuju stasiun jangan lupa membeli jajanan yang satu ini (gambar
dibawah).

salah satu jajanan khas kota blitar
yaitu cilot, adonan tepung yang dibungkus tahu dan ditusuk lalu diberi saus
kacang, nikmat dimakan sambil menaiki becak hehehe J..
Sekian dulu ya ceritaku tentang
perjalan ke kota blitar khususnya kampung coklat… have a nice day cah…. JJJ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar