Kamis, 19 November 2015

Jalan jalan keliling nganjuk (my hometown



peta wisata kabupaten nganjuk

Sumber :

Hai cah kali ini aku berhasil explore my hometown yaitu kota nganjukku tercinta, bulan September kemarin aku berhasil menyempatkan waktu buat mengelilingi kota kelahiranku ini. Betapa indahnya kota kelahiranku yang menyajikan berbagai pesona wisata, kuliner serta budayanya. Pemerintah kabupaten nganjuk mulai melakukan banyak pembenahan tatakota sehingga nantinya kota ngajuk akan semakin bagus lagi, maka dari itu saya bangga jadi orang nganjuk.

Tujuan pertamaku yaitu air merambat roro kuning dari pusat kota nganjuk kira-kira membutuhkan waktu satu jam untuk mencapi tempat wisata ini. Harga tiket masuk wisata ini yaitu RP. 12.000 untuk satu motor dan Rp 3.000 untuk parker motor jadi total biaya masuknya dan parkir yatu Rp. 15.000. dari pintu masuk ke tempat parkir masih agak lumayan jauh sekitar setengh kilo meter. Setelah parkir kita masih harus berjalan sekitar 100 m untuk menuju air merambat roro kuning. Meskipun lelah berjaln namun semuanya terbayar dengan keindahan dari air merambat ini.
 Kita dapat masuk ke cekungan depan air terjun untuk menikmati sejuknya air roro kuning yang bersumber dari gunung wilis ini. Wisata ini juga sudah ditata dengan rapi dan indah sudah tersedia toilet, joglo untuk beristirahat, arena outbond, mushola, dan banyak tempat duduk untuk bersantai-santai disini. Saat kita lapar kita juga bisa membeli makan disini karena banyak warung-warung yang menyediakan berbagai menu makanan disini, khusus untuk weekend semakin banyak pilihan kuliner yang tersedia di wisata ini. Ada sebuah patung yang merupakan patung dari roro kuning, patung ini memberikan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Setelah menghabiskan banyak waktu untuk menikmati keindahaan wisata air merambat roro kuning aku melanjutkan perjalanan ke pura bhuwana kerti wilis, jaraknya tak terlalu jauh dari roro kuning hanya butuh waktu setengah jam untuk sampai di pura ini.


Pura bhuwana kerta wilis ini memang tidak terlalu besar namun cukup bagus bagi kita pecinta foto-foto. Pura ini biasa digunakan untuk tempat sembahyang bagi pemeluk agama hindu di kota nganjuk.
20150912_113709.jpg


Cukup sebentar aku berada di pura ini, karena ini tempat suci jadi tidak sembarang orang diperbolehkan masuk, kita hanya bisa masuk di pelataran luar saja karena bagian pura yang di dalam ditutup. Jika ingin masuk bisa ijin terlebih dahulu pada penjaga pura. Bersambung……